Rabu, Januari 21, 2009

Pengalaman di RSUD


Setelah 3 minggu dinas di RSOB sekarang giliran dinas di RSUD. Dinas di RSUD ini* hanya 6 hari dengan jadwal dinas yg berantakan / sengaja dipadet-padetin *. Untuk semester ini tingkat III praktek di RSUD hanya di ruang kebidanan saja. Pengalaman yang cukup menarik bagi aku.

Hari pertama dinas, kita mahasiswa tingkat III dikejutkan dengan kabar kalo acara serah terima mahasiswa dengan pihak RSUD diundur sampe jam 10.00 pagi. Padahal, kita semua sudah siap-siap dari jam 06.30 pagi. Ya sudah lah kita semua nunggu di RSUD itu kira-kira 3 jam.

Lebih aneh lagi jadwal dinas kami belum dibuat sama sekali oleh koordinator praktek kami. Jadi, saat itu pula lah sang Dosen buat jadwal dinas dengan terburu-buru di depan sebuah kantin.

Mahasiswa tingkat III yang praktek sekarang berjumlah 28 org. Dengan jadwal dinas hanya 3 shift: pagi, sore, malam. Jadi membagi orang per shift adalah 28 : 3 = 9,3. Jadi dalam satu shift itu beranggotakan 9 orang. dengan daya tampung ruangan yang tidak seberapa besar. ditambah lagi mahasiswa kebidanan UNIBA tingkat II dan III praktek di ruang kebidanan, bertambah sesaklah ruangan VK (ruangan khusus persalinan) dengan para mahasiswa.

Lucunya dengan mahasiswa yang banyak, justru tak satu pun pasien yang datang untuk partus normal*.

Jadi paling kegiatan kami melipat kasa, melipat handscoen, buat tampon, ngobrol-ngobrol, buat askep, atau bolak-balik ke ruang perawatan nifas untuk melihat infuse. Hingga hari ke-5 hanya 3 orang yang partus (dalam shift ku).

Ini hanya sebagian kecil cerita aneh yang aku alami di RSUD. Sudah 5 semester dan 3 Rumah Sakit + 1 Puskesmas aku jalani, baru kali ini aku jumpa tempat pelayanan kesehatan yang tidak ada pasiennya sama sekali. Bagus juga sebagai bahan penelitian J he..he… Ada Apa Dengan RSUD “……..” ??

Sengaja aku posting karena ada rasa ingin berbagi cerita yang belum tentu dialami juga oleh teman-teman ku di manapun engkau berada.

Jadi pengen ke Palestine,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,, mungkin di sana aku lebih berguna ?!?


RSUD ini* : letak Rumah Sakit nya tidak bisa disebutkan.

berantakan / sengaja dipadet-padetin * : habis dinas malam sambung dinas sore jadi istirahat cuma 4 ½ jam dengan mata masih mengantuk. padahal jadwal yang normal seharusnya habis dinas malam sambung dinas malam atau libur. terus untuk dinas sore sambung dinas pagi, padahal kalo normalnya dinas sore sambung dinas sore lagi atau malam.

Tabel Lama Shift

SHIFT

WAKTU

Pagi

Sore

Malam

07.00 – 14.30

13.00 – 21.30

20.00 – 08.30

Tabel Jadwal Dinas Nova


Senin

Selasa

Rabu

Kamis

Jum’at

Sabtu

Nova

S

M

M

S

P

P

Ket: P = Pagi

S = Sore

M= Malam

partus normal* : Melahirkan secara normal / no saecar

Rabu, Desember 31, 2008

kangen niy......


Sudah 11 hari aku praktek di RS Otorita Batam, sedih rasanya jarang gabung ma temen2 KAMMI.Banyak moment yang terlewatkan. Aksi di jalan yang tdk bisa aku ikuti krn bentrokan dengan jadwal dinas pagi,, mabit yg tdk bisa krn berbenturan juga dengan jadwal dinas sore. Hanya sekali aku bisa ikuti BAKSOS dlm rangka milad KAMMI komsat Btm yg pertama. walau mata masih mengantuk, badan capek-capek karena baru pulang dinas malam, aku sempet kan untuk hadir (walau telat datang). Karena rasa kangen untuk berkumpul dengan saudara-saudara ku ....... rasa kangen untuk menyumbangkan tenaga, fikiran, ide bagi dakwah di KAMMI.
hhhhh...... waktu praktek ku masih lama untuk di RS. Lebih krg masih 2 bulan lagi. Aaaaaaaaaaaaa......... aku nggak suka situasi seperti ini. I HATE HOSPITAL!!!!!

Rabu, Desember 10, 2008

Belum Dewasa

Semakin tinggi suatu pohon semakin kencang pula angin yang menerpanya. Mungkin kondisi seperti inilah yang tengah kami alami. Dulu sewaktu wajihah ini baru terbentuk dan hanya beranggotakan 8 orang saja, wajihah ini dapat membuat kita bersatu, saling membantu, saling mendukung, selalu ada pengorbanan tanpa berharap pamrih dan tidak pernah muncul ”penyakit pergerakan”. Tapi sekarang, hampir setiap minggu para aktivis ini terjangkit virus hati. Ada yang marah, merajuk (ngambek), pengen ke luar dari organisasi etc. Padahal merekalah ujung tombak dari pergerakan ini. Merekalah yang akan diikuti, diteladani oleh calon aktivis yang notabene haus akan keteladanan.

Jika aku coba inget kembali, kesimpulan sementara yang bisa aku dapat adalah “belum dewasanya mereka dalam menanggapi masalah”. Semua berasal dari masalah sepele, salah paham, miscommunication, su’udzon , serta cepat mengambil kesimpulan. Berita, informasi, opini yang diterima tidak mau diklarifikasi ulang (tabayun), langsung saja ditelan bulat-bulat. Jika semua rangkaian cerita kehidupan ini kita landaskan pada apa yang kita lihat saja, dunia akan terlihat sangat sempit dan tindakan-tindakan kita bakal terbatas hanya pada kesimpulan yang prematur tersebut. Tindakan kita merupakan cermin bagaimana kita memandang dunia ini. Harun Yahya pernah mengatakan, semua yang kita lihat atau semua yang kita tangkap melalui indra kita adalah sebuah hasil dari sinyal-sinyal elektron. Maksudnya, apa yang kita makan, bau yang kita cium, bunyi yang kita dengar, belum tentu nyata. Karena apa yang ditangkap oleh indra kita hanyalah sinyal-sinyal.

Materi yang aku dapatkan beberapa minggu yang lalu dalam liqoat adalah tentang manhaj tabayun. dalam materi itu membahas sikap yang harus ada pada setiap kader. salah satunya adalah menjauhi su’udzon dan memasyarakatkan khusnudzon di kalangan ikhwah . Allah berfirman ”Mengapa orang-orang mukmin dan mukminat tidak berbaik sangka terhadap diri mereka sendiri, ...” (QS. An-Nur: 12). K.H Abdullah Gymnastiar juga pernah menyampaikan carilah 1001 alasan untuk tidak berburuk sangka pada orang lain. Karena kita tidak tahu apa-apa yang sedang di alami oleh orang lain.


Dalam buku Yang Berjatuhan di Jalan Dakwah yang ditulis oleh Fathi Yakan berisi bahwa konflik internal termasuk penyakit paling gawat, dan faktor penyebab kelemahan serta ’alat perusak’ yang dapat menghancurkan setiap pergerakan. Masih isi dalam bukunya, sebab-sebab munculnya konflik internal :
- Lemahnya pimpinan dalam mengendalikan barisan dan mengatur berbagai urusan.
- Adanya tangan-tangan tersembunyi dan kekuatan eksternal yang sengaja mengobarkan fitnah
- Perbedaan watak dan kecenderungan antar anggota yang disebabkan oleh ketidak singkronan antara tarbiyah dan lingkungan
- Persaingan untuk mendapatkan kedudukan atau posisi struktural maupun politis
- Tidak adanya komitmen pada kebijakan, kaidah-kaidah serta prinsip-prinsip pergerakan, ketidaktaatan, pada keputusan jajaran pimpinan, dan munculnya sikap-sikap infiradi (mengabaikan sistem syuro’)
- Kosongnya aktifitas dan mandulnya produktivitas, padahal keduanya seharusnya menjadi kesibukan satu-satunya para aktivis dakwah dan pengurus tenaga mereka.
Jadi ingat dengan satu ungkapan “Anggota tubuh kita ini aktif dan sibuk, jika dia tidak disibukkan dengan hal-hal yang besar maka dia (baca:tubuh) akan sibuk dengan hal-hal yang kecil”.


Meminjam satu asumsi dari teori Roger manusia diciptakan dengan karakteristik dan keunikan tersendiri. Misalnya dalam hal sifat dan emosi. Mereka semua unik, tidak ada yang sama sifat serta emosinya. Ada yang reaktif, ada yang menggampangkan urusan, ada yang suka mendam perasaan, tapi ada juga yang suka blak-blakan Itulah sekarang yang berusaha aku pelajari. Memperhatikan sifat, kebiasaan, hal yang disukai dan tidak disukai oleh mereka. Lalu mencoba memahami karakteristik mereka. Memang aku lebih banyak gagalnya dalam mengimplementasikan apa yang ingin aku lakukan. Tapi, aku tidak pernah mau putus mencoba. Bertanya dengan yang sudah berpengalaman, ya tu yang saat ini bisa aku lakukan. Aku tahu Allah akan menilai proses yang aku jalani bukan hasil yang aku raih. Wallahu a’lam bisshawab.


Selasa, Desember 09, 2008

pertanyaan dari temen-temen kampus

3 hari yang lalu teman-teman ku menyakan dua pertanyaan serupa dalam waktu yang berbeda.Pertama yang mereka tanyakan adalah kemana saja aku selama 3 minggu ini nggak ke kampus? Pertanyaan kedua entar kalo wisuda pake baju apa? dandanan ku kayak mana?

Kurang lebih sudah 3 minggu aku tidak nampang muka di kampus, selain karena bahan kuliah sudah habis jadi tinggal nunggu UAS ja. Juga karena aku nggak betah lama-lama di kampus itu. Kenapa? kayaknya nggak perlu dijelaskan pada sesi ini deh! Dan mengenai pertanyaan kedua. Respon pertama yang aku tunjukan ke mereka adalah senyum-senyum ja tanpa berkata apa-apa. Mereka tahu jenis pakaian apa yang biasa aku gunakan. Mereka tahu aku tidak pernah pakai celana (kecuali dalam perkuliahan dan praktek), tidak pernah pakai baju ketat dan transparan serta jilbab ku selalu menjulur panjang ke bawah. Sangat berbeda dengan pakaian yang biasa mereka kenakan. Makanya mereka bertanya mengenai pakaian apa yang akan aku kenakan saat wisuda. Secara kakak-kakak senior ku memakai kebaya yang super ketat, seksi, and so pasti ribet amat kalau dibawa untuk berjalan apalagi dibawa lari. BENER nggak? Soal dandanan mereka menyindir dengan mengatakan ” pasti Nophe nggak ber make-up”. Jelas saja mereka mengatakan itu karena diantara semua temen satu angkatan hanya aku yang nggak pernah pake pelembab bibir, eye shadow, apalagi lipstik. Jangankan aksesoris muka itu aku pake’, lha bedak dan hand and body ja jarang aku pake’. kalo lagi mood atau lagi nggak terburu-buru ja baru pake’ itu. Lumayan kan bisa menghemat untuk jangka waktu yang lebih lama :p

Aku jadi ingat dengan kata-kata dari seorang kakak yang juga teman satu liqo’ku, beliau mengatakan bahwa ada dua kondisi dimana banyak akhwat yang ”jatuh” pertama saat mereka diwisuda dan saat mereka menikah. Jatuh di sini maksudnya terperangkap antara mengikuti dandanan sesuai syariat ato dandanan sesuai syarat (syarat : ya harus cantik, harus tebal, harus beda, harus.....) dan kebanyakan ya dandan sesuai syarat. Terpaksa mengikuti kehendak orang tua, terpaksa mengikuti temen-temen karena takut dibilang udik, pucat, ato jelek ma yang lain, serta beragam alasan lain yang muncul.

Rabu, Desember 03, 2008

ta'aruf dgn Diri Sendiri

Ini adalah permainan yg bisa menentukan siapa diri kita dan dari golongan otak yang mana.
Silahkan isi dengan tanda positif (+) pd poin yg menggambarkan diri kamu dan tanda negative (-) bila tdk sesuai dengan diri kamu pada pada kotak di sebelah kanan.

Total:

* Untuk otak kanan

- tanda positif - tanda negatif = …… buah

* Untuk otak kiri

- tanda positif - tanda negatif = …… buah

Keterangan:

a) Jika skor akhir yg kamu peroleh adalah lbh besar otak kanan dari pada otak kiri : kamu memiliki kemampuan berfikir secara kreatif dgn lbh baik, cenderung lbh emosional, sll berimajinatif, merenungkan kejadian2 yg luar biasa, dan kamu sangat cocok bekerja sbg seniman, desainer, dan artis.

b) Jika skor akhir nya lbh besar otak kiri dari pada otak kanan: kamu memiliki kemampuan berfikir secara logis, sistematis, obyektif, biasanya cerdas tapi agak kurang kreatif dan selalu statis. walau begitu kamu sangat cocok bekerja di bidang sains, kedokteran, ilmuwan, akuntan dll

c) Bila kedua skor dari otak kamu nilainya sama, baru kamu orang yg jempolan dan berpotensi untuk jadi apa saja yg kamu inginkan, tapi kamu kudu serius untuk mengasah kedua kemampuan otak kamu itu. kamu akan tahu nantinya kalau kerja kedua belah otak itu seimbang bila dihadapkan pada setiap pekerjaan seperti apapun. orang-orang yg jenius kreatif seperti Einstein adalah dari golongan ini.